GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Peningkatan Kewaspadaan di Kawasan Perumahan Kota Malang Menjelang Mudik Lebaran 2025

Malang, malangterkini.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, mengambil langkah proaktif dalam mengamankan wilayahnya dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal yang mungkin terjadi di kawasan perumahan selama periode mudik dan libur Lebaran 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya risiko keamanan yang seringkali menyertai musim mudik, di mana banyak rumah ditinggalkan kosong oleh penghuninya.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menekankan bahwa kawasan perumahan menjadi salah satu titik rawan yang memerlukan perhatian khusus dari aparat keamanan. "Salah satu titik rawan yang menjadi fokus perhatian kami adalah kawasan perumahan. Kami telah menginstruksikan kepada jajaran terkait untuk melaksanakan patroli rutin yang lebih intensif selama periode mudik dan libur Lebaran," ujarnya pada Rabu, 26 Maret 2025. Instruksi ini dikeluarkan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meminimalisir peluang terjadinya tindak kejahatan.

Kawasan perumahan menjadi rawan karena banyak ditinggalkan oleh penghuninya yang pulang kampung atau berlibur. Kondisi rumah kosong ini seringkali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi pencurian dan perampokan. "Kerawanan yang paling kita antisipasi adalah tingkat kejahatan, terutama pencurian dan perampokan rumah kosong," jelas Ali. Oleh karena itu, patroli rutin yang lebih intensif diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Selain tindak kriminal, Pemkot Malang juga mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran di rumah-rumah yang ditinggal mudik. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Malang akan dilibatkan dalam patroli gabungan dan disiagakan untuk menangani laporan kebakaran yang mungkin terjadi. "Kami telah menyiapkan petugas pemadam kebakaran agar selalu siap siaga untuk merespons setiap potensi kejadian kebakaran," ungkap Ali. Langkah ini diambil mengingat risiko kebakaran seringkali meningkat selama musim mudik, terutama akibat kelalaian dalam meninggalkan peralatan listrik atau memasak.

Tidak hanya itu, Pemkot Malang juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu selama periode Lebaran. Momen ini seringkali dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu, yang dapat merugikan masyarakat. "Kami mengantisipasi peredaran uang palsu agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan," ujar Ali. Edukasi dan sosialisasi mengenai ciri-ciri uang palsu akan digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran, Pemkot Malang juga bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian, TNI, dan organisasi masyarakat. Sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif dan aman bagi seluruh warga Kota Malang.

Langkah-langkah antisipasi yang diambil oleh Pemkot Malang ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network